Berita  

Warga Resah, Judi “Gelper Wukong” Beroperasi di Belakang Nagoya Foodcourt, Lubuk Baja

BongkarInfo.my.id BATAM – Praktik perjudian berkedok permainan elektronik (Gelper) jenis “Wukong” disebut-sebut masih beroperasi di kawasan Lubuk Baja, tepatnya di belakang Nagoya Foodcourt, Kelurahan Batu Selicin. Aktivitas yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini kembali menjadi sorotan warga lantaran beroperasi tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Berdasarkan pantauan yang dihimpun, lokasi Gelper Wukong ini berada di wilayah strategis yang cukup tersembunyi, tidak jauh dari pusat kuliner Nagoya Foodcourt yang beralamat di Jl. Imam Bonjol, Komplek Nagoya Newton . Keberadaan lokasi ini mudah diakses namun cukup tertutup, diduga untuk mengelabui petugas.

“Suasananya ramai saja, banyak orang dewasa yang main di dalam. Kami warga sekitar resah karena ini jelas perjudian,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, minggu (10/5/2026).

Modus Tukar Tiket Jadi Uang Tunai

Hasil investigasi media ini mengungkapkan, praktik judi tersebut menggunakan modus yang hampir sama dengan temuan sebelumnya. Pemain harus membeli koin dengan nominal minimal Rp50.000 untuk dapat memainkan mesin . Para pemain yang kebanyakan laki-laki dewasa ini didampingi oleh wanita-wanita yang disebut sebagai “wasit”.

Judi ini semakin terang-terangan karena pihak pengelola menyediakan jasa penukaran hadiah berupa rokok menjadi uang tunai. “Tiket kemenangan bisa ditukarkan di tempat yang sudah disediakan pengelola di luar arena. Ada cara lain, bisa juga melalui pengawas yang akan mengantarkan uang kepada pemain,” ungkap seorang informan yang pernah menjadi pemain di lokasi tersebut, mengutip pengakuan pemain lain di masa lalu .

Sudah Beroperasi Sejak 2021, Tak Tersentuh Hukum

Catatan media menunjukkan bahwa Gelper Wukong bukanlah lokasi baru. Berdasarkan pemberitaan tahun 2021, tempat ini sudah disorot karena menjalankan praktik serupa di ruko Nagoya Indah . Kini, lokasinya diduga berpindah dan makin berkembang di kawasan belakang Nagoya Foodcourt, namun modus operandi-nya tetap sama.

Aktivitas ini bertentangan dengan komitmen Pemerintah Kota Batam yang telah mengeluarkan surat edaran larangan terhadap praktik perjudian, serta instruksi tegas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas segala bentuk judi .

Seruan Warga: Butuh Tindakan Tegas

Para tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan di Lubuk Baja mendesak aparat kepolisian dari Polresta Barelang serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera melakukan razia.

“Jangan sampai praktik ini beroperasi terus karena merusak moral dan ekonomi masyarakat. Kami minta aparat bergerak, jangan hanya diam,” tegas seorang tokoh pemuda setempat.

Dengan adanya informasi terbaru bahwa Polda Kepri tengah memperketat pengawasan terhadap kejahatan siber dan aktivitas ilegal lainnya di Batam, diharapkan praktik judi konvensional seperti Gelper Wukong ini juga mendapatkan perhatian yang serius .

Redaksi ( Nando )

error: Content is protected !!