Bongkarinfo.my.id// Pada Minggu, 6 April 2025, Suasana Baloi Kolam yang selama beberapa waktu terakhir diliputi keresahan dan ketegangan, hari ini sedikit mereda dengan hadirnya Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, di tengah-tengah warga. Kehadiran beliau bukan sekadar simbol keamanan, tetapi juga menjadi bentuk empati dan itikad baik dari institusi kepolisian untuk mendengar langsung suara rakyat kecil yang selama ini merasa tak dianggap dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut nasib mereka.
Kombes Pol Zaenal Arifin hadir untuk menenangkan warga Baloi Kolam yang tengah dilanda kegelisahan akibat kisruh internal kepemimpinan di lingkungan RW 16. Warga menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Ketua RW yang diduga berpihak kepada pemodal dan perusahaan yang berupaya menggusur tempat tinggal mereka, lahan yang selama puluhan tahun telah menjadi tempat bernaung, tumbuh, dan membesarkan keluarga.
Dengan penuh kesabaran, Kapolresta Barelang mendengarkan keluh kesah warga, meresapi setiap cerita, dan menangkap harapan yang terucap lirih namun penuh makna dari para ibu, bapak, hingga anak-anak yang hadir dalam pertemuan tersebut. Di hadapan warga, beliau menyampaikan komitmennya untuk menjadi jembatan dialog antara masyarakat Baloi Kolam dan Pemerintah Kota Batam, demi mencari solusi yang berkeadilan dan berperikemanusiaan.
Warga Baloi Kolam menyambut kehadiran dan niat tulus Kapolresta Barelang dengan penuh apresiasi dan rasa terima kasih. Di tengah ketidakpastian dan tekanan, langkah beliau menjadi cahaya harapan yang menguatkan kembali semangat perjuangan warga untuk mempertahankan hak hidup mereka. Bahwa di tengah badai, masih ada sosok pemimpin yang mau mendengar, bukan sekadar mengatur; yang mau mendampingi, bukan sekadar mengawasi.
“Kami, warga Baloi Kolam, berharap agar apa yang terjadi hari ini bukanlah sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi awal dari proses penyelesaian yang melibatkan rasa keadilan, nurani, dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa. Kami percaya, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu melindungi rakyatnya terutama mereka yang paling rentan dan paling terdampak,” ucap warga setempat.
“Terima kasih, Bapak Kapolresta. Semoga kehadiran dan komitmen Bapak menjadi inspirasi bagi seluruh pemangku kebijakan untuk mengedepankan kemanusiaan di atas kepentingan modal,” tambahnya.
Informasi yang dihimpun bahwa peristiwa yang terjadi di Baloi Kolam belum selesai. Tapi hari ini, harapan warga kembali tumbuh. /(AL/Tim)












