Bongkarinfo.my.id| Tri Rahmanto tokoh masyarakat Dayeuhkolot, berjuang Tanpa lelah bersama warga Gotong royong membersihkan lingkungan Rw 01 Kampung Leuwi Bandung desa Citeurep dari lumpur yang masuk akibat banjir yang terjadi pada pada beberapa hari lalu.
Meskipun banjir telah surut, warga masih harus berhadapan dengan lumpur yang masuk ke rumah mereka. Sayangnya hanya sebagian warga saja yang bisa turun membersihkan lumpur karena hanya rumah pribadinya saja yang di bersihkan, sementara pasilitas umum lainya seperti, jalan, selokan, Mesjid dan pasilitas lainya masih kotor.
Dengan dibantu oleh petugas BPBD, Damkar, Kecamatan dan unsur lainya, Tri Rahmanto Sebagai tokoh masyarakat secara pribadi berinisiatif berupaya melaksanakan pembersihan lumpur dengan mengajak semua elemen masyarakat, termasuk Remaja Mesjid atau Prima dari Kampung Lamajang Peuntas untuk bergotong royong membersihkan rumah dan juga pasilitas umum dari lumpur yang masuk.
“Kita secara pribadi bergotong royong dalam membantu masyarakat untuk membersihkan lumpur akibat banjir yang terjadi Kemarin. Tentunya saya sebagai tokoh masyarakat dan juga berdasarkan instruksi dari pak Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna, saya menggerakkan Element warga masyarakat untuk melakukan pembersihan di wilayah-wilayah yang terkena dampak banjir kemarin,” ungkap Tri Kepada awak media, Jumat(28/03/2025).
Lebih lanjut dikatakan Tri, bahwa banjir yang terjadi akibat hujan deras beberapa waktu lalu yang menyebabkan air di Sungai Citarum meluap, berdampak pada desa Citeureup yang menggenang di beberapa RW yang saat ini meninggalkan sampah dan lumpur,” katanya.
Semoga dengan kita semua bergotong-royong juga dibantu oleh Dinas BPBD dan Dinas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung, pasca banjir di wilayah pemukiman warga bisa bersih kembali sehingga tidak ada dampak yang lain yang mengakibatkan penyakit akibat dari sampah dan lumpur ini,” tambah Tri.
Dalam pemantauan awak media, di lokasi tersebut berdasarkan warga juga menyebutkan bahwa mereka kesulitan mendapatkan air bersih sehingga diharapkan adanya pasokan air bersih dari Pemerintah yang bisa di gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Petugas gabungan dari Damkar dan BPBD serta elemen masyarakat yang di kerahkan oleh Tokoh masyarakat saat ini Tampa lelah terus berupaya membantu warga membersihkan rumah mereka dari lumpur dan memulihkan kondisi kawasan yang terdampak banjir.,”tukasnya.
Yans.












